Agen Bola Sebelum Eto’o Ke Anzhi

Agen Bola Sebelum Eto’o Ke AnzhiAgen Bola – 12 tahun lalu sebelum Eto’o ke klub kaya Rusia, Anzhi, seorang pemain kulit hitam untuk pertama kalinya mendarat di Eropa Timur. Adalah Edward Anyamkyegh namanya. Dia tiba di Bandara Internasional Lviv, Ukraina, tepat 10 tahun pasca rezim komunis berkuasa. Bayang-bayang rezim terdahulu masih terasa di gedung kecil itu. Sebuah gambar yang sudah pudar melukiskan kaum buruh mengacungkan peralatan tukangnya bagai pedang. Polisi bertopi militer coklat berujung lebar (sejenis polisi yang biasanya meadati parade Alun-Alun Kremlin) mengawasi kedatangan pesawat-pesawat itu dengan angkuh. Karena mereka memang dilatuh untuk selalu mencurigai pengunjung, dan karena Edward tampak begitu berbeda, polisi pun menariknya untuk menepi. “Untuk apa anda ke Ukraina?” tanya polisi tersebut kepada Edward.

Kedatangan Edward Anyamkyegh di tahun 2001 tersebut bisa jadi mengejutkan polisi saat itu. Padahal masa itu sudah di penghujung era laju globalisasi, kedatangan dirinya seharusnya tidak membingungkan. Bahkan bisa digambarkan sebagai suatu pertanda zaman telah berlalu. Di masa itu, ramuan kultural yang ganjil sedang merebak: orang-orang Eropa Timur memanen belukar zaitun di Tuskani; orang-orang bengali menjawab telepon pelanggan kartu kredit di Delaware; dan dalam kasus Edward Anyamkyegh, orang Nigeria bahkan lebih jauh orang kulit hitam bermain sepak bola profesional di Ukraina. Ya, itu untuk pertama kalinya Agen Bola .

Pada masa kedatangan Edward, orang Nigeria sebenarnya sudah diminati namun belum ada yang benar-benar pergi ke Ukraina hingga akhirnya Edward mengawali eksodus Nigeria ke Ukraina. Orang Nigeria lantas seolah menjadi tren untuk klub-klub Ukraina. Dalam beberapa bulan saja setelah kedatangan Edward 9 orang Nigeria dikontrak untuk bermain di Liga Utama Ukraina. Merekalah rekrutan paling bergengsi yang bisa didapt sebuah kesebelasan. Klub yang tak punya orang Nigeria di dalamnya dianggap tidak serius sebagai klub. Pemilik klub yang tidak membeli pemain Nigeria bukanlah pemilik yang ambisius Agen Bola .

Laiknya semua pasar yang sedang boming, keterpakuan pada Nigeria ini menyingkapkan luapan kegairahan irasional. Tetapi sebenarnya ada logikanya juga di balik itu. Selama masa komunis, klub-klub sepak bola Ukraina adalah BUMN. Namun ketika rezim berakhir, tak ada orang yang mau repot-repot memprivatisasinya. Bahkan dalam banyak kasus, tak ada yang mamu membayar gajinya. Situasinya begitu parah sampai sepak bola Ukraina bisa lenyap sama sekali. Namun sepak bola akhirnya diselamatkan oleh orang-orang terkaya negeri itu: kaum oligarki. Oligarki Ukraina adalahg orang-orang yang dengan mulus dapat pindah jalur ke kapitalisme dari jabatan lama mereka di birokrasi Partai Komunis. Ikatan-ikatan pada rezim lama mereka balik menjadi sumber kekayaan baru. Dengan mengongkosi segala pengeluaran klub, kaum oligarki ini pun menjadi pemilik klub-klub itu secara de facto. Maka kemudian, didatangkanlah pemain-pemain handal termasuk pemain kulit hitam dan yang mengawalinya adalah Edward Anyamkyegh Agen Bola .

Ditulis oleh Agen Bola Asia Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Apabila anda hendak mengutip, baik itu seluruh atau sebagian dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://agenbolaasia.com/agen-bola-sebelum-etoo-ke-anzhi/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.