Perbandingan Ozil dan Ericksen Dalam Permainan Mereka

Perbandingan Ozil dan Ericksen Dalam Permainan MerekaPerbandingan Ozil dan Ericksen Dalam Permainan Mereka – Bintang Arsenal dan Tottenham sering dibandingkan tapi dua gaya permainan mereka yang berbeda telah digambarkan pada akhir pekan lalu.

Siapakah yang merupakan pembelian terbaik? Mesut Ozil atau Christian Eriksen? Masih menjadi perdebatan, merupakan salah satu yang sering menjadi perbincangan di London Utara sejak keduanya didatangkan pada musim panas, dengan fokus pada nilai transfer yang sangat kontras antara kedua pemain tersebut.

Mesut Ozil, seorang bintang dunia, didatangkan oleh Arsenal dengan nilai transfer sebesar £ 42 juta, sementara Christian Eriksen, playmaker muda dengan potensi luar biasa, dibeli oleh Tottenham seharga £ 11 juta.

Tapi seberapa mirip kedua pemain tersebut sebenarnya dalam gaya permainan mereka?

Melihat permainan mereka pada akhir pekan lalu, kemenangan 2-0 Arsenal atas Crystal Palace dan Tottenham bermain imbang 1-1 melawan Hull City menunjukkan perbedaan yang nyata dalam permainan passing mereka.

Mesut Ozil menyelesaikan 43 passing di sepertiga akhir daerah lawan, lebih banyak dari pemain manapun di Liga Premier sepanjang akhir pekan, sebagian besar berakhir di sekitar tepi kotak pinalti.

Faktanya hanya lima dari 43 passing yang masuk ke daerah penalti, totalnya di bawah 12 persen.

Sebaliknya statistik passing Christian Eriksen sangat berbeda. Dia sukses menyelesaikan 17 passing di sepertiga akhir daerah lawan, 10 diantaranya masuk ke dalam kotak pinalti lawan – sebuah pencapaian yang sangat jauh berbeda dan bisa dilihat langsung.

Meskipun pencapaian yang berbeda, Eriksen dan Ozil masih membuat sejumlah umpan-umpan kunci yang sama, masing-masing dari mereka sayangnya sama-sama tidak produktif dalam membuat assist.

Ini mungkin mencerminkan permainan pengusaan bola Arsenal, dimana Ozil merupakan pemain kunci, membantu untuk mempertahankan bola di sepertiga akhir lapangan, dimana sebelumnya Arsene Wenger menggambarkannya untuk melemahkan permainan lawan.

Hal lain untuk membandingkan adalah dimana Arsenal bermain di kandang sedangkan Tottenham bermain tandang.

Ozil, dengan empat pertandingan yang lebih banyak, telah menyelesaikan secara mengejutkan 395 passing di sepertiga akhir daerah lawan lebih dari pemain rivalnya dari Tottenham Hotspurs.

Pemain Arsenal mencatatkan lebih banyak umpan-umpan kunci dan assist dibandingkan Eriksen dan perbedaan mereka dalam permainan jelas terlihat.

Arsenal menguasai bola hanya lebih sedikit daripada Tottenham Hotspurs sebagai tim secara umum (56 persen dari 54 persen), namun Ozil jelas merupakan komponen yang lebih penting di sepertiga akhir lapangan yang diilustrasikan dengan jumlah passingnya yang lebih tinggi, dibandingkan dengan yang di lakukan Eriksen di Tottenham .

Eriksen terlihat masih kurang berpengalaman, sedang Ozil tampil lebih tenang, terukur, dan lebih tajam.

Sementara Ozil dianggap sebagai master oleh banyak orang dan Eriksen sebagai pemain yang masih magang, dua pemain tersebut mempunyai bakat yang menonjolkan mereka sendiri, memiliki keterampilan yang berbeda untuk di tawarkan meski bermain di posisi  yang serupa.